logo blog

Tariq bin Ziyad Sang Penakluk Andalusia

Sumber image

Tariq ibn Ziyad diutus oleh Musa ibn Nusayr pada tahun 711 M sebagai seorang komandan pasukan untuk menaklukkan Andalusia. Prajuritnya berjumlah 12.000 – 17.000 orang. Di tengah-tengah perjalanannya dia memutuskan untuk beristirahat dan tidur. Diriwayatkan ketika dia menyebrangi lautan, yang memisahkan Afrika dari Andalusia, dia bermimpi melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dikelilingi orang-orang Muhajirin dan Anshar. Mereka semua memegang pedang dan panah serta berdiri di sampingnya. Dia juga mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tunjukkan keberanianmu wahai Tariq! Dan capailah hal yang engkau telah ditakdirkan atasnya.” Ketika medengar ini, dia melihat ke sekelilingnya dan melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para Sahabatnya memasuki Andalusia. Tariq langsung terbangun dari tidurnya dengan tersenyum, dan sejak saat itu dia tidak pernah meragukan kemenangan. Tariq bergerak maju menuju sebuah gunung kecil di tengah laut yang di masa kemudian dikenal dengan nama Jabal Tariq (Gunung Tariq). Disini Tariq dan pasukannya bergerak maju menembus kegelapan malam. Kemudian dia membakar kapal-kapal milik pasukannya sendiri dan dengan kobaran semangat untuk menaklukkan Andalusia dia memberitahu pasukannya, “Sekarang aku telah membakar kapal-kapal kita, dan sekarang tidak ada jalan kembali bagi kita. Disini kita akan menaklukkan (Andalusia) atau mati dalam pertempuran.”

Raja pada masa itu, Raja Roderick, mendengar tentang kedatangan pasukan Muslim. Seketika dia langsung menyiapkan pasukannya yang berjumlah sekitar 100.000 personel. Raja Roderick berangkat dengan keyakinan bahwa mereka akan membuat setiap pasukan Arab menjadi tawanannya. Roderick membawa pasukannya menuju Cordoba untuk menyerang Tariq dan pasukannya.

Sebelum pertempuran dimulai, Tariq berpidato yang menggambarkan keberanian, determinasi, dan ideologinya berkenaan dengan kehidupan akhirat. Dalam pidatonya dia juga menyebutkan keinginannya untuk membunuh Raja Roderick dengan tangannya sendiri. Setelah pidatonya yang mengagumkan, Tariq dan pasukannya yang mengenakan sorban putih dan tombak di tangan-tangan mereka bergerak menuju medan pertempuran. Ketika Tariq mencapai medan pertempuran, dia melihat ambisinya dan membidikkan anak panahnya kepada Raja Roderick. Panah itu pun membunuhnya. Dia sekarang telah memenuhi keinginannya dan umat Muslim pun meraih kemenangan. Diriwayatkan bahwa ketika pasukan Kristen lari tunggang-langgang untuk menyelamatkan nyawa mereka, jasad Raja Roderick juga menghilang.

Ketika Tariq dan pasukannya menaklukkan sebagian besar wilayah Spanyol pada 711 – 718 M, yang mayoritasnya terdiri dari orang-orang Moor yang merupakan suku Muslim dari Afrika Utara, mereka langsung menerapkan hukum Islam (syariah) dengan diperintah khalifah. Umat Muslim memerintah dengan hukum syariah selama lebih dari 800 tahun. Meski begitu ketika pemerintah Muslim Spanyol runtuh pada awal 1000 M karena perselisihan di antara kalangan suku Moor, kekhalifahan terpecah menjadi wilayah-wilayah kecil suku Moor dan kota-kota independen. Bukan hanya ini penyebab keruntuhan kekhalifahan yang telah memerintah selama berabad-abad. Hal lain penyebab tumbangnya kekhalifahan adalah karena para pemimpin tidak memerintah menurut hukum Islam dan lebih memilih kehidupan yang tidak Islami.

Di bawah ini adalah petikan dari hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Abdullah ibn Umar meriwayatkan: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendatangi kami dan berkata, ‘Wahai Muhajirin, kalian kemungkinan diuji dengan lima perkara, semoga Allah tidak menjadikan kalian hidup untuk melihatnya; Jika para pemimpin tidak memerintah menurut kitab Allah, kalian harus tahu bahwa ini tidak terjadi tanpa Allah menjadikan mereka berkelompok-kelompok dan membuat mereka saling berselisih." (Ibn Majah, Kitab al-Fitan, 4019, 2/1332). Dari sini kita dapat melihat bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalamm memiliki pengetahuan tentang masa depan dari Allah subhanahu wa ta’ala dan nubuat beliau pun benar terjadi.

Referensi: haqislam.org

YouTube Channel Lampu Islam: YouTube.com/LampuIslam
Instagram: Instagram.com/LampuIslam
Facebook Page: facebook.com/LampuIslam